Background
Indikator Ekonomi May 04, 2026

Laporan Data Visual Dewan Ekonomi Nasional Bulan April 2026

Author

Tenaga Profesional

Dewan Ekonomi Nasional

Pertumbuhan ekonomi diprakirakan tumbuh lebih kuat pada Tw I 2026, ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang resilien dan investasi yang tetap kuat. Penyaluran stimulus pada bulan Ramadan diprakirakan mendorong konsumsi rumah tangga, demikian juga dengan realisasi belanja pemerintah yang kuat sejak awal tahun, di antaranya dalam bentuk program strategis Makan Bergizi Gratis (MBG).

Investasi juga tetap kuat, ditopang oleh investasi pemerintah terkait dengan berbagai program strategis. Dari sisi eksternal, surplus neraca perdagangan sedikit turun pada Januari 2026. Ekspor tumbuh melambat, sementara impor tumbuh meningkat, mengindikasikan permintaan domestik yang tetap kuat. Kredit juga tumbuh meningkat pada Januari 2026, terutama didorong oleh kredit investasi.

Perkembangan terkini menunjukkan inflasi tetap di atas target, sebesar 4,8% pada Februari 2026, yang masih disebabkan oleh low base effect dari diskon tarif listrik pada tahun lalu. Nilai tukar juga melemah, salah satunya disebabkan oleh outflow di pasar SBN. BI-Rate tetap pada level 4,75% pada Februari 2026.

Bagikan