Buletin Mingguan Jul 20, 2026

Weekly Newsletter Minggu III Juli 2026

Weekly Newsletter Minggu III Juli 2026

Author

Tenaga Profesional

Dewan Ekonomi Nasional

Harga Brent berbalik naik menjadi USD88,10/barel (44,8% YtD) pada Jumat, 17 Juli 2026 karena eskalasi AS-Iran. Penjualan ritel AS melambat menjadi 6,7% YoY pada Juni 2026 dari 7,3% YoY pada Mei 2026. Pertumbuhan ekonomi Tiongkok melambat menjadi 4,3% YoY pada Tw. II 2026, terendah sejak Tw. IV 2022, dipengaruhi oleh lemahnya permintaan domestik.

Dari sisi domestik, S&P mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level BBB untuk jangka panjang dan A-2 untuk jangka pendek, dengan outlook stabil. Pertumbuhan realisasi investasi melambat menjadi 7,1% YoY pada Tw. II 2026. Utang luar negeri (ULN) Indonesia tumbuh meningkat menjadi sebesar 2,1% YoY pada Mei 2026, terutama disebabkan oleh kontraksi ULN swasta yang lebih kecil. PMI Manufaktur Bank Indonesia turun ke 51,43% pada Tw. II 2026 dari 52,03% pada Tw. I 2026, mengindikasikan kinerja sektor manufaktur yang melambat.  

Selengkapnya dapat dilihat pada lampiran di bawah ini. 

Bagikan

Publikasi Terkait

Lihat Semua Publikasi →