Odysseus dan Tali Republik
Kekuasaan, seperti laut, punya godaannya sendiri. Kapal itu selamat bukan karena nakhodanya kuat. Kapal selamat karena sang nakhoda tahu ia bisa lemah.
Showcasing the National Economic Council’s Dialogues and Publications
Showing 1 - 8 of 28 news
Loading...
Kekuasaan, seperti laut, punya godaannya sendiri. Kapal itu selamat bukan karena nakhodanya kuat. Kapal selamat karena sang nakhoda tahu ia bisa lemah.
Empirical evidence shows that a shrinking middle class in Indonesia has led to a growing number of protests. This is pertinent not only to Indonesia, but for other countries such as Vietnam and the Philippines.
Bank Indonesia kembali menaikkan BI Rate menjadi 5,75 persen. Dalam waktu kurang dari sebulan, suku bunga acuan telah naik tiga kali berturut-turut dengan total kenaikan mencapai 100 basis poin. Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, namun di sisi lain memunculkan kekhawatiran baru bagi masyarakat yang memiliki maupun berencana mengambil Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Pemerintah kembali melakukan penyesuaian kebijakan perpajakan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah ini disebut sebagai upaya untuk memperluas basis pajak sekaligus menjaga keberlanjutan sektor usaha yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Namun, di balik perubahan regulasi tersebut, muncul pertanyaan penting: siapa sebenarnya yang paling diuntungkan? Dalam diskusi Indonesia Business Forum kali ini, akan dibahas secara mendalam dampak kebijakan pajak UMKM terbaru terhadap dunia usaha, penerimaan negara, iklim investasi, serta daya saing perekonomian nasional. Apakah regulasi ini akan mendorong pertumbuhan UMKM, atau justru menambah beban di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih berlangsung?
Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, beserta anggota DEN lainnya. Pertemuan tersebut membahas berbagai strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi domestik, khususnya dalam merespons perkembangan makroekonomi terkini serta pelemahan nilai tukar rupiah yang berpotensi memicu kenaikan harga dan meningkatkan beban masyarakat berpenghasilan rendah hingga menengah. Oleh karena itu, sejumlah langkah strategis akan diterapkan, termasuk upaya efisiensi anggaran guna mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Luthfi Ridho Bongkar Alasan Bongkar Ekonomi Indonesia Kuat dari Ancaman Krisis | Rakyat Bersuara
Tekanan yang terus berlanjut terhadap nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak seharusnya disikapi dengan kepanikan. Dalam teori ekonomi, pelemahan mata uang domestik merupakan stimulus yang alami karena dapat meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional. Kondisi ini menjadi peluang berharga bagi sektor ekspor Indonesia untuk kembali bergairah dan menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi. Pelemahan rupiah merupakan tantangan sekaligus peluang besar. Apabila strategi yang tepat dapat dijalankan secara efektif, momentum ini berpotensi menjadi batu loncatan bagi Indonesia untuk meningkatkan daya saing ekspornya dan berkembang menjadi salah satu kekuatan ekspor baru di tingkat global.
Yang perlu kita khawatirkan bukan bayangan 1998, melainkan erosi kredibilitas fiskal yang harganya dibayar lewat nilai tukar.