Perekonomian AS tumbuh 2,1% YoY ditopang oleh investasi bisnis yang meningkat 12,7% QtQ annualized, tertinggi sejak 2020. Inflasi PCE AS meningkat 3,6% YoY pada September 2026, terutama oleh kenaikan harga energi dan bensin. Harga jasa mendorong kenaikan inflasi inti. Di sisi lain, laba industri Tiongkok meningkat 14,4% YoY pada September 2026, seiring kenaikan harga minyak dan komponen terkait AI. The Fed mempertahankan Fed Funds Rate (FFR) di kisaran 3,75–4,00% pada Federal Open Market Committee (FOMC) Oktober 2026, sesuai dengan ekspektasi konsensus.
Dari sisi domestik, dua perusahaan Amerika Serikat merealisasikan penanaman modal tahap awal IDR9,06 triliun di Kawasan Industri Wiraraja I Kabil, Batam. Yield Surat Berharga Negara tenor 10 tahun naik 5 bps menjadi 7,54% pada 27 Oktober 2026, tertinggi sejak Oktober 2022. Inflasi IHK tercatat sebesar 3,23% YoY pada Oktober 2026, sedikit lebih rendah dibandingkan 3,28% YoY pada September 2026.
Selengkapnya dapat dilihat pada lampiran di bawah ini.
Buletin Mingguan
Oct 30, 2026
Weekly Newsletter Minggu IV Okt 2026
Author
Tenaga Profesional
Dewan Ekonomi Nasional