Weekly Newsletter Sep 18, 2026

Weekly Newsletter Minggu III Sep 2026

Weekly Newsletter Minggu III Sep 2026

Authors

Tenaga Profesional

Dewan Ekonomi Nasional

Harga Brent turun menjadi USD103,9/barel (70,7% YtD) pada Jumat, 18 September 2026 seiring rencana Arab Saudi untuk pemulihan operasional Pipa East-West yang sempat terhenti pasca penyerangan pada Minggu, 13 September. Separuh dari total kapasitasnya, sekitar 3,5 juta bph ditargetkan pulih dalam beberapa hari ke depan. The Fed menaikkan Fed Funds Rate (FFR) sebesar 25 bps ke kisaran 3,75%–4,00% pada September 2026. Dot plot terkini menunjukkan arah kebijakan yang lebih hawkish dibandingkan proyeksi Juni 2026. Di sisi lain, penjualan ritel Tiongkok melambat menjadi 0,4% YoY pada Agustus 2026, terutama akibat penjualan mobil yang terkontraksi menjadi 18,5% YoY. Penghapusan bertahap subsidi pembelian mobil dan memburuknya kondisi pasar tenaga kerja (tingkat pengangguran naik menjadi 5,3%) turut menekan konsumsi.

Dari sisi domestik, pendapatan negara tumbuh menjadi 25,4% YoY mencapai sebesar Rp2.055,6 T dengan penerimaan pajak tumbuh 24,1% YoY, didorong oleh peningkatan PPN & PPnBM (38,9% YoY), PPh Nonmigas (16,6%) dan PPh Migas (63,8%). Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tumbuh meningkat menjadi 4,9% YoY, terutama didorong oleh naiknya ULN Pemerintah dan Bank Sentral yang tumbuh menjadi 9,9% YoY.

Selengkapnya dapat dilihat pada lampiran di bawah ini. 

Share

Related Publications

View All Publications →