Pertumbuhan ekonomi pada Tw II tercatat sebesar 5,29% YoY, didorong oleh akselerasi program strategis pemerintah. Konsumsi fiskal tumbuh tinggi, demikian juga dengan investasi dan konsumsi rumah tangga. Defisit net ekspor tercatat membaik dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, bersumber dari ekspor yang lebih tinggi di tengah perlambatan impor. Untuk Triwulan III 2026, permintaan domestik diprakirakan masih menghadapi tantangan, utamanya dari sisi konsumsi rumah tangga sejalan dengan kekhawatiran terkait lapangan pekerjaan.
Dari sisi eksternal, neraca perdagangan masih mencatatkan defisit pada Juni 2026, terutama disebabkan oleh impor yang tumbuh tinggi di tengah ekspor yang membaik. Inflasi turun, baik pada level konsumen menjadi 2,9% YoY maupun pada level perdagangan besar menjadi 5,7% YoY pada Juli 2026. Nilai tukar terdepresiasi rata-rata sekitar 9,5% YoY pada Juli 2026. BI-Rate tetap pada level 5,75% pada Juli 2026. Kenaikan BI-Rate mulai tertransmisi pada suku bunga kredit. Meski demikian, kredit tetap tumbuh meningkat pada Juni 2026, mendukung pertumbuhan ekonomi.
Selengkapnya dapat dilihat pada lampiran di bawah ini.
Economic Indicators
Aug 20, 2026
Laporan Data Visual Dewan Ekonomi Nasional Bulan Agustus 2026
Authors
Tenaga Profesional
Dewan Ekonomi Nasional
Related Publications
View All Publications →
Economic Indicators
Visual Data Report of the National Economic Council – October 2025
I Made Krisna Gupta
20 Oct 2025
Economic Indicators
Laporan Data Visual Dewan Ekonomi Nasional Bulan Desember 2025
I Made Krisna Gupta
16 Dec 2025
Economic Indicators
Laporan Data Visual Dewan Ekonomi Nasional Bulan November 2025
Luthfi Ridho
10 Nov 2025
Economic Indicators
Laporan Data Visual Dewan Ekonomi Nasional Bulan Februari 2026
Luthfi Ridho
10 Feb 2026