Ruang Lingkup Kajian Isu Strategis

Dewan Ekonomi Nasional berperan dalam mengkaji berbagai program strategis yang menjadi prioritas Presiden, mulai dari penguatan ketahanan pangan hingga transformasi digital pemerintahan. Semua dirancang untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Ekonomi Makro

  • Jangka Pendek: Analisis perkembangan indikator makro global dan domestik
  • Jangka Menengah-Panjang: Isu Produktivitas dan reformasi struktural

Ekonomi Hijau dan Energi

  • Isu perubahan iklim, transisi energi, perdagangan karbon
  • Penguatan ketahanan energi
  • Pengembangan energi baru terbarukan dan industri hijau

Ekonomi Pembangunan dan Pengentasan Kemiskinan

  • Kebijakan bantuan sosial
  • Isu peningkatan terkait sumber daya manusia: pendidikan dan kesehatan

Investasi & Perdagangan

  • Kebijakan industrialisasi, mencakup hilirisasi sumber daya alam (26 komoditas)
  • Kebijakan investasi dan perdagangan yang mendukung kebijakan industri

Sektor Keuangan dan Perbankan

  • Analisis ketahanan sektor keuangan dan perbankan Indonesia
  • Kebijakan untuk meningkatkan pendalaman sektor keuangan

Kebijakan Fiskal & Moneter

  • Upaya peningkatan kualitas belanja dan peningkatan penerimaan negara
  • Sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter

Transformasi Digital

  • Pengembangan infrastruktur dan industri digital
  • Digitalisasi layanan pemerintahan

Aspek Institusi dan Regulasi

  • Regulatory Impact Analysis untuk sektor-sektor prioritas
  • Penguatan institusi untuk peningkatan investasi

Lainnya

  • Upaya peningkatan kualitas belanja dan peningkatan penerimaan negara
  • Sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter
Background

Asta Cita Presiden Prabowo dan
Wapres Gibran

1

Memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM).

2

Mematangkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

3

Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melindungi pengembangan infrastruktur.

4

Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

5

Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

6

Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pembentukan kemakmuran.

7

Memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.

8

Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta memperkuat toleransi antar beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan Makmur.